Unspoken Word In 2018
Detik detik bergantinya taun aku hanya diam merenung ditemani rintikan hujan untuk menambah kesan dramatisasi tulisan ini, mengingat apa saja yang sudah terjadi selama 2018. Hanya diam untuk sekedar merenung seperti ini sudah beberapa kali kulakukan di tahun ini. Setiap aku diam, my mind would start to wonder to places I don't want it to wonder to. Mempertanyakan makna hidup, tujuan hidup ini sebenarnya mau apa, apakah aku sudah melakukan apa yang seharusnya aku lakukan.
Semakin kesini banyak pilihan yang benar-benar membuatku berpikir, bukan hanya tentang diriku sendiri tapi juga tentang eksistensi orang disekitarku. Hidup itu pilihan atau kita yang dipaksa untuk memilih. Banyak pilihan yang sudah kubuat ditahun ini, setiap pilihan selalu mempunyai konsekuensi. Ada beribu kata diotakku. Sebenarnya aku tidak tau mana yang harus kuceritakan dan mana yang harus kusimpan rapat-rapat, beberapa diantaranya sudah berhasil kuceritakan. Setidaknya itu membuatku sedikit lega.
Tahun ini aku benar-benar sedang banyak pikiran. Pikiran-pikiran ini berlalu-lalang di kepalaku berbulan-bulan, karena aku tidak tau harus cerita mulai dari mana. Tahun ini aku banyak mencari apa yang sebenarnya sedang kucari. Kadang melangkah maju kadang terkalahkan oleh gentar dan melangkah mundur.
Living life is like riding the roller-coaster.
sometimes we living on the peak,
when everything is going perfectly as we planned,
then the roller-coaster is still running, running and running..
until we see the bottom of the roller-coaster trackway.
Suddenly, everything seems blurry, dizzy and confusing.
It's not that easy to pass 2018. But, heyy congratulation you can keep up till now!
Setiap dari kita mempunyai alasan sendiri untuk tetap bertahan sampai saat ini dan belum memutuskan untuk mengibarkan bendera putih. Tidak ada alasan paling benar, ataupun tidak ada alasan yang salah. Bukan tentang besar kecilnya alasan, remeh pentingnya alasan, kopi atau teh untuk menemaninya, setidaknya alasan-alasan tersebut membuat kita masih tetap maju.
You’re doing great. Not because everything is perfect but because you keep trying. It’s always helpful to be thankful. Anyway, Thank you sofia for everything. You’ve played a lot this year. He's my bf?no, we more than gf-bf, we just love people who we can randomly joke around with but also have super deep intellectual talks with in the span of like 10 sec it’s iconic. Jokingly call me a bitch and switch it up with how we hate the current political landscape, music, youtube, etc.
And my deepest thanks to Silva, Friska, Nanda, Akbar who has hold my hand, filled my day with laughter, and help me forget all the troubles. I don't know how to convey my gratitude to you. I love y’all.
For some people who have ever talked about life with me, thanks to you, I don't feel like I'm having the problem of being alive. And I understood that everybody facing and fighting a battle that you might know nothing about.
For some people who have ever talked about life with me, thanks to you, I don't feel like I'm having the problem of being alive. And I understood that everybody facing and fighting a battle that you might know nothing about.
Thank you for all the people who choose the fasten their sealtbelt and join ride with me.
Thank you for the one who just came to add my spirit.
Untuk yang pernah kusakiti I'm sorry for myself. I'm sorry if I broke my promises.
Akan ada banyak hal yang terjadi di tahun 2019, siap tidak siap kita harus menghadapinya. Semoga kebahagiaan hadir dari ruang lain. Semoga kabar baik hadir dalam wujud tak terbayangkan.
Happy New Year 2019
Comments
Post a Comment